Archive for November, 2006
Huaha ha ha
hari in i aq lagi seneeeeng buanget lho! nanti siang cewek yag aq suka mau dateng kerumah “mau ngerjain tugas gitu” ehmmmm hari ini banyak banget lho yang lagi seneng dari temen yang habis jadian n ketawa2 sendiri trus dosen gatau knp wajahnya juga ceria, ohy ya ada juga temen 1 kelas aq yang basanya klo ama aq jutek ga tau hari ini ceria banget juga temen cewek anggap aja namanya “tiger” dia juga senyum2 sendiri.
btw, temen aq yang abis sakit juga udah berangkat. yaaaa hari ini sepertinya indah banget deh
moga aja hari aq begini terus jadi aq bisa nambah berat badan gitu.
oh ya haiii cewek2 yang masih jomlo butuh pasagan aq siap kok jadi pasangian kamu ok?:?
eniwei!udah duluya ni lagi kul nyuri2 waktu kapan kapan aq kasih kabar lagi ya bye2
Add comment November 20, 2006
Maaf Memaafkan
Tulisan ini diilhami oleh judul salah satu film singkat di salah satu stasiun telivisi di tanah air kita yaitu Indonesia tercinta “Sandal Bolong Untuk Hamdani” bila temen temen pernah menonton kisah tersebut! Kemungkinan hal ini bisa terjadi di dunia ini, kenapa hanya karena kita benci dengan seseorang yang dianggap menggangu bagi maka masalah yang sangat kecil sekalipun bisa menjadi masalah yang sangat besar sehingga mengikut sertakan aparatur negara baik Kepolisian, Pengadilan,KomnasHAM, dinas ketenagakerjaan serta DPRD sekalipun bisa terlibat. Bila temen sekalian berpikir mana mungkin gara gara sandal bolong seorang Hamdani yang bekerja sebagai buruh dapat membuat masalah yang menyangkut dengan dinas2 diatas. Inti permasalahan bukan pada cerita diatas tapi sari cerita dari sekilas cerita diatas yaitu kenepa kita menganggap sesuatu yang menghalangi niat kita, maka orang itu kita anggap musuh yang dapat membunuh kita serwaktu-waktu. mengapa bukan menganggap mereka sebagai penyelamat? Mereka khan bisa saja kita jadikan acuan hidup kita ato klo memang mereka benar- benar salah kita coba maafkan saja mereka? Pencipta seluruh bumi saja Maha pemaaf kita sebagai ciptanya kok bisa-bisanya tidak mudah memaafkhan.
Memang memaafkan segala kesalahan baik dari teman,saudara bahkan orang tua kita sendiri itu hal yang tersulit yang ada dimuka bumi ini, untuk menjadi seseorang yang pemaaf itu persebuah perjuangan yang maha dashyat. Contohnya tidak usah jauh-jauh dari diri penulis saja. Penulis mempunyai masalah soal maaf memaafkhan biasa masalah yang sangat berat bagi muda mudi adalah masalah percintaan bagaimana rasanya mempunyai belahan hati(baca: Pacar) yang direbut oleh teman sendiri dalam kondisi masih berstatus pacar bukanya mantan pacar, hal tersebut bagi saya sangat menyakitkan ketimbang putus cinta. Dari kisah diatas rasanya kita sebagai korban sulit rasanya untuk memaafkan kesalahan yang mereka buat(menurut saya) tapi setelah berpikir kenapa juga kita memendam rasa dendam kita, lebih baik kita maafkan saj mereka dan hilangkan saja cerita itu dari dalam kehidupan maka beban hidup kita akan terasa lebih ringan dan tidak terbebani masalah-masalah yang tidak ada manfaatnya untuk kita pikirkan.
Dan mulai saat ini dan sekarang juga kenapa kita tidak belajar saling mmaaf memaafkan karena dengan hal itu maka kita kurangi beban kita yang akan menghambat kita menuju surga yang sebenarnya
Add comment November 3, 2006
Maaf Memaafkan
Tulisan ini diilhami oleh judul salah satu film singkat di salah satu stasiun telivisi di tanah air kita yaitu Indonesia tercinta “Sandal Bolong Untuk Hamdani” bila temen temen pernah menonton kisah tersebut! Kemungkinan hal ini bisa terjadi di dunia ini, kenapa hanya karena kita benci dengan seseorang yang dianggap menggangu bagi maka masalah yang sangat kecil sekalipun bisa menjadi masalah yang sangat besar sehingga mengikut sertakan aparatur negara baik Kepolisian, Pengadilan,KomnasHAM, dinas ketenagakerjaan serta DPRD sekalipun bisa terlibat. Bila temen sekalian berpikir mana mungkin gara gara sandal bolong seorang Hamdani yang bekerja sebagai buruh dapat membuat masalah yang menyangkut dengan dinas2 diatas. Inti permasalahan bukan pada cerita diatas tapi sari cerita dari sekilas cerita diatas yaitu kenepa kita menganggap sesuatu yang menghalangi niat kita, maka orang itu kita anggap musuh yang dapat membunuh kita serwaktu-waktu. mengapa bukan menganggap mereka sebagai penyelamat? Mereka khan bisa saja kita jadikan acuan hidup kita ato klo memang mereka benar- benar salah kita coba maafkan saja mereka? Pencipta seluruh bumi saja Maha pemaaf kita sebagai ciptanya kok bisa-bisanya tidak mudah memaafkhan.
Memang memaafkan segala kesalahan baik dari teman,saudara bahkan orang tua kita sendiri itu hal yang tersulit yang ada dimuka bumi ini, untuk menjadi seseorang yang pemaaf itu persebuah perjuangan yang maha dashyat. Contohnya tidak usah jauh-jauh dari diri penulis saja. Penulis mempunyai masalah soal maaf memaafkhan biasa masalah yang sangat berat bagi muda mudi adalah masalah percintaan bagaimana rasanya mempunyai belahan hati(baca: Pacar) yang direbut oleh teman sendiri dalam kondisi masih berstatus pacar bukanya mantan pacar, hal tersebut bagi saya sangat menyakitkan ketimbang putus cinta. Dari kisah diatas rasanya kita sebagai korban sulit rasanya untuk memaafkan kesalahan yang mereka buat(menurut saya) tapi setelah berpikir kenapa juga kita memendam rasa dendam kita, lebih baik kita maafkan saj mereka dan hilangkan saja cerita itu dari dalam kehidupan maka beban hidup kita akan terasa lebih ringan dan tidak terbebani masalah-masalah yang tidak ada manfaatnya untuk kita pikirkan.
Dan mulai saat ini dan sekarang juga kenapa kita tidak belajar saling mmaaf memaafkan karena dengan hal itu maka kita kurangi beban kita yang akan menghambat kita menuju surga yang sebenarnya
Add comment November 3, 2006
Maaf Memaafkan
Add comment November 3, 2006